Kopi Lanang dan Cita Rasa Kenikmatannya

Kopi Lanang dan Cita Rasa Kenikmatannya - Ada yang berbeda kali ini, kalau biasanya kopi yang dinikmati adalah jenis kopi arabika atau robusta, namun di kesempatan ini, terdapat kopi yang membuat penasaran, yang disebut dengan kopi lanang. Kopi lanang memang termasuk salah stau kopi langka yang bisa menjadi pilihan dalam menikmati kopi. Pada awalnya, banyak yang mengira kopi lanang adalah jenis kopi dengan tipe jantan, karena lanang dalam Bahasa Jawa berarti laki-laki, dan juga ada yang mengira kopi lanang adalah kopi yang diperuntukkan bagi kaum pria. Kopi lanang ini sebenarnya tipe kopi jenis peaberry, yaitu kopi yang mengalami kelainan atau disebut dengan anomali. Namun dibalik kelainan yang terjadi pada kopi tersebut, kopi ini sangat istimewa untuk dinikmati.

Jangan salah, meskipun disebut dengan kopi lanang, peaberry coffee yang terlihat tidak normal ini sangat nikmat untuk dikonsumsi, hal inilah yang menyebabkan kopi lanang memiliki banyak penggemar. Dalam proses pembuatannya, kelainan yang terjadi pada kopi lanang akan terlihat sejak mulai dari proses pemetikan. Pada umumnya atau pada proses kopi biasa, apabila kulit ceri dikupas, akan terlihat dua sisi biji kopi (dikotil), namun pada kopi lanang hanya terdapat satu biji kopi yang disebut dengan monokotil.

Kopi Lanang adalah Kopi Nikmat dari Biji Kopi Tunggal

Menarik sekali membicarakan jenis kopi yang satu ini. Kopi lanang atau peaberry merupakan sebuah anomali buah ceri kopi dikarenakan biji kopinya berbentuk tunggal. Peaberry menjadi sebuah kopi yang memiliki harga yang sangat mahal karena langka dan panennya yang sangat jarang. Biji kopi lanang sendiri berbentuk hampir bulat lonjong seperti kacang dan cenderung utuh tanpa terbelah. Bentuk peaberry ini berbeda dengan biji kopi pada umumnya yang pipih pada satu bagian dan cembung pada bagian lainnya.

Kopi Lanang
Kopi Lanang

Terdapat beberapa sebab mengapa kopi lanang ini memiliki kelainan sehingga berbeda dengan kopi pada umumnya, yaitu:
  1. Proses penyerbukan putik bunga pada tanaman kopi yang tidak optimal karena serangga atau angin.
  2. Bisa juga karena kelainan genetika.
  3. Pengaruh umur pada pohon kopi, pada umur pohon kopi yang berumur 10 tahun ke atas akan mengalami penurunan kualitas dan juga penurunan kemampuan penyerbukan secara alami.
  4. Bisa karena ketidakseimbangan distribusi zat makanan ketika pembuahan. 
Kopi lanang memang berbeda dengn jenis kopi lain, baik varietas arabika, robusta, excelsa atau pun liberika. Hal inilah yang membedakan kopi lanang dengan kopi lainnya, karena kopi lanang terbentuk secara alami dan tidak bisa direkayasa menggunakan proses apa pun. Kondisi anomali inilah yang menyebabkan jumlah biji kopi lanang menjadi lebih sedikit dan sangat sulit didapatkan.

Karakter Rasa Kopi Lanang

Berbicara tentang rasa, maka kualitas kopi lanang memiliki kemiripan dengan kopi luwak yang memiliki cita rasa yang lembut, dengan tektur yang padat dan memiliki aroma harum  yang mirip dengan kopi luwak.

Baca juga: Dibalik Kenikmatan Secangkir Kopi.

Sebagai salah satu pecinta kopi, menikmati kopi lanang menjadi sebuah sensasi tersediri, kopi lanang ini bisa didapatkan di berbagai kedai dan gerai kopi speciaty coffee yang sudah tersebar di seluruh daerah. Salah satu penyedia kopi lanang ini adalah “Kedai Cangkir Luwak” yang berlokasi di Jalan PB. Sudirman, Karangasem, Patokan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo. Kedai kopi ini menyediakan berbagai macam jenis kopi single origin  dari seluruh daerah di Indonesia, termasuk juga kopi lanang.

Kopi Lanang dan Manfaatnya

Dibalik kenikmatannya, kopi lanang juga memiliki manfaat yang luar biasa, khususnya bagi kaum pria, yaitu mampu meningkatkan vitalitas kaum pria, khususnya para pria dewasa. Selain itu, kopi lanang dianggap memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko diabetes, menghilangkan rasa pusing, memperlancar peredaran darah dan juga menghindarkan para pria dari gangguan disfungsi ereksi.

Kopi Lanang dan Manfaatnya
Kopi Lanang dan Manfaatnya

Menarik sekali membicarakan kopi, bahkan kopi lanang dan cita rasa kenikmatannya sudah menunjukkan bahwa dibalik sesuatu yang tidak sempurna, menyembunyikan sebuah kenikmatan dan juga cita rasa kopi yang luar biasa.

Post a Comment

0 Comments