Semua itu Hanya Titipan

Pagi ini sepertinya diingatkan bahwa dunia hanya sementara, rasanya yang dikejar pun sama, nggak kesampaian. Instropeksi pagi, setelah subuh, rasanya mengingatkan Saya dan kita semua, untuk menjalani semuanya dengan penuh syukur, sabar dan ikhlas. Enak ya kalau ngomong, padahal ini sangat berat.


Masih ingat beberapa tahun lalu waktu masih bekerja di salah satu BUMN, rasanya nggak terpikirkan untuk memikirkan akhirat, yang ada hanya target.. target dan target…

Ibnu Mas’ud rahimahullah berkata:

Semua orang di dunia ini adalah tamu, sedangkan harta seluruhnya adalah titipan. Semua tamu pasti pergi, sedangkan barang titipan itu harus dikembalikan kepada pemilik.”

(Kitab Az-Zuhd karya Imam Ahmad)



Hal ini juga sama dengan yang terjadi pada seseorang yang menceritakan kisah hidupnya, yang sempat Saya ambil di media sosial, sebagai berikut:

Itulah mengapa banyak orang yang melupakan satu kata tersebut bahwa semua itu hanya “TITPAN”, sehingga terjebak segala hal yang membuat mereka dianggap kaya, padahal tidak kaya dan banyak utang, bahkan sampai terjebak seperti hal-hal yang berbau tidak masuk akal, seperti money game…



Oke kawan, selalu ingat bahwa semua itu hanya titipan dan bukan milik kita.. InshaAlloh kita akan kembali menuju jalan yang benar.

Post a Comment

0 Comments