Hidup itu Seperti Mimpi

Catatan tentang kehidupan itu sejatinya untuk mengingatkan kita bahwa apa pun yang disampaikan adalah demi kebaikan kita.

Begitu pula dengan yang disampaikan seorang kawan dari dunia maya, yaitu Mas Edi Mulyono yang menuliskan sedikit catatannya di Facebook yang begitu menyentuh, sebagai berikut:

Hidup itu Seperti Mimpi
 Pemakaman sahabat saat SMA - Heri Dwi S


Tak pernah terbayangkan, hidup tiba-tiba berubah total. Tapi yang terjadi, dan terjadilah, dan hidup harus terus berjalan, ya..

Orang-orang di sekitar Ki Seno Nugroho mengalaminya, begitupun orang-orang di sekitar Didi Kempot, dll.

Bisa kapan saja, hal sejenis bisa terjadi pada diri kita, keluarga kita, orang-orang dekat yang terhubung intens dengan kita, dst.

Sungguh hidup semata bagaikan orang bermimpi. Rasanya baru kemarin, ya sangat, belum lama benar, karena masih bisa diingat dengan sangat baik, lalu terjadilah apa aja, ya apa saja, yang ditetapkan terjadi.

Kita cenderung cemas, sedih, dan takut pada hari esok dst semata saat kita lupa meletakkan keterjadian-keterjadian sebagai bagian dari “orang bermimpi” tadi. Di saat kita ingat bahwa itu semua hanya “mimpi”, sederhanalah segala urusan kita. Sesederhana sak derma melakoni”. – Edi Mulyono.

Foto: 


Picture on frame: Pemakaman sahabat saat SMA - Heri Dwi S.

Post a Comment

0 Comments