Tempat Ngopi Santai “Angkringan Kutho” Di Kota Pasuruan

Wah perjalanan kita kali ini akan berbincang tentang kuliner yang ada di Kota Pasuruan. Sebenarnya masih bingung juga saat menentukan tujuan kuliner di Kota Pasuruan ini, karena terus terang kami masih buta akan peta kuliner di Pasuruan ini. Yang ada diingatan kami hanya ada makanan yang terkenal di Pasuruan misalnya sego sambelan khas Pasuruan.

Namun pada saat kami menuju ke arah kota, kami menemukan tempat ngopi dan nongkrong yang banyak dikunjungi anak muda. Akhirnya kami berhenti dan mencoba untuk nongkrong ditempat tersebut. Lokasinya lumayan nyaman, apalagi kalau kita nongkrong di pinggir jalan dengan lesehan bambu di pinggir jalan, “Angkringan Kutho” nama sebuat tempat nongkrong baru di Kota Pasuruan.

Angkringan Kutho
Angkringan Kutho

Tidak tahu pasti juga kenapa disebut Angkringan Kutho, bisa jadi karena berada di tengah Kota Pasuruan sehingga ownernya memberi nama angkringan tersebut dengan nama “Angkringan Kutho”.

Lokasi. Untuk mengunjungi angkringan ini sangat mudah dan gampang, berlokasi di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo (Depan pabrik karton), Kota Pasuruan.

Lokasi Angkringan Kutho
Lokasi Angkringan Kutho

Konsep Angkringan Kutho Pasuruan 

Sesuai dengan namanya, menurut perkiraan kami, Konsep yang dibuat adalah tempat nongkrong untuk anak muda yang juga digunakan untuk ngopi jawa. Hal ini sama dengan konsep awal angkringan, yaitu Angkringan – nangkring - nongkrong, adalah sebuah sebutan nama yang berarti duduk santai. Nama  angkringan ini murni berasal dari Bahasa Jawa, yaitu dari kata “angkring” yang memiliki arti duduk dengan santai.

Angkringan Kutho

Kalau melihat angkringan kutho ini memang benar-benar berfungsi sebagai tempat nongkrong, sesuai dengan konsep angkringan sebenarnya, posisi tempat nongkrong pun juga disediakan di luar dengan dudukan bambu sebagai alas, namun juga disediakan tikar dan karpet untuk duduk.

Begitu juga dengan tempat untuk membuat minum dan penyaji makanan dibuat khusus yang berbeda dengan angkringan pada umumnya seperti dikota asalnya Jogjakarta. Di Jogjakarta dan Solo, kebanyakan memakai gerobak sebagai tempat makanan, apakah itu nasi kucing atau pun aneka satenya. Termasuk juga damalam membuat minuman. Namun di Angkringan Kutho ini dibuat dengan bentuk keranjang pikulan, yang digunakan untuk membuat minum dan penyajian makanan.

Sajian Makanan di Angkringan Kutho

Melihat makanan yang disajikan dan kudapan yang ada, sepertinya Angkringan Kutho ini lebih di konsep hanya untuk tempat nongklrong, sehingga makanan yang ada disajikan sebagai pelengkap tempat nongkrong, selain itu juga disediakan juga jagung bakar.

Saat kami datang pun, beberapa makanan sudah hampir habis, sehingga kami hanya memesan minuman, seperti kopi dan minuman teman nongkrong. Kami memesan kopi jos...kopi arang yang kabarnya arangnya bisa mengurangi tidak kuat atas kafein di kopi.

Post a Comment

0 Comments